Jalan Tol Menuju Surga - MuhammadiyahNews.com

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Oleh : Arip Hidayat*

PWMJATENG.COM – Dulu sekali, jarak tempuh antara Tegal menuju Semarang, andaikan di lalui lewat jalur darat pantai utara jawa, menggunakan roda empat, maka di perlukan waktu tempuh empat jam. Namun saat di bukanya akses jalan tol pulau jawa oleh presiden Joko Widodo, maka saat ini kita hanya butuh dua jam saja untuk menempuh jarak Tegal – Semarang. Tol memudahkan akses perjalanan. Jalan tol itu identik dengan jalan yangg lebar, jalan dimana kita dimungkinkan menambah kecepatan. Jalan tol adalah jalan bebas hambatan. Seenggaknya itu dugaan saya. Tentu tuan dan puan boleh punya pendapat beda dengan saya. nan tak boleh itu kita bentrok hanya di sebabkan beda arti mengenai jalan tol. kayong langka pegawean.dan tulisan saya ini bukan dimaksudkan mengurai seluk beluk jalan tol.

Membahas istilah jalan. Maka dalam surat al-fatihah juga ada pembahasan diksi jalan. Yaitu kalimat shiratun. Lengkapnya ayat ; shirata alladzina an’amta ‘alaihim (jalan orang – orang yangg telah di beri nikmat). Sebelumnya di ayat ke enam dari surat fatihah ini, kita memohon pada-Nya, agar Dia membimbing kita kejalan-Nya yangg lurus.

Baca juga, Jaga Profesionalitas dan Akuntabilitas, Lazismu Jateng Kembali Diaudit oleh KAP

Dan ayat ke tujuh bagian awal ini menjelaskan sekaligus mebjawab lebih lanjut maksud jalan yangg lurus. Yaitu jalan para Rasul, titiannya para Nabi. atsar nya orang-orang shaleh. Mereka adalah golongan yangg telah di beri nikmat oleh Allah. Imam as-Suyuthi (w. 1505 M) menjelaskan, nikmat yangg di maksud adalah Hidayah (petunjuk). Allah telah menganugerahkan nikmat-Nya bagi para rasul, para nabi dan orang-orang shaleh berupa petunjuk. Setiap nabi yangg di utus membawa petunjuk. Berupa pengetahuan syari’at. Ilmu agama. Ilmu yg memandu kita, gimana langkah kita hidup yg benar, untuk apa kita hidup?

Bagi saya pengetahuan tersebut adalah petunjuk. Itulah jalan lurus. Itulah jalan tol. Jalannya para nabi adalah jalan tol. Ia jalan yangg lurus, lebar sehingga memungkinkan kita untuk menempuh perjaalanan secepat mungkin menuju surga. Semakin dalam pengetahuan kita tentang pengetahuan kepercayaan ini. Maka semakin lebar pula jalan tol yg kita tempuh. Hakikat kepercayaan isinya adalah petunjuk berupa pengetahuan untuk menggapai ridha-Nya, yangg telah di lalui para nabi. Ia adalah jalan tol menuju surga. Mari kita tempuh.

*Ketua PCPM Adiwerna, Tegal. Anggota MTT PDM Kab. Tegal

Jumlah Pengunjung : 28

-->
Sumber pwmjateng.com
pwmjateng.com